You are here

Taman Wisata Alam Punti Kayu

Dalam perkembangannya, sebagian kawasan Punti Kayu dikeluarkan dari kawasan hutan seluas 48 hektar melalui Surat Persetujuan Direktur Jenderal Kehutanan, Departemen Pertanian Nomor 1377/DJ/I/1980 tanggal 26 April 1980. Kawasan TWA yang dikeluarkan seluas 48 ha tersebut telah ditata batas sesuai Berita Acara Tata Batas (BATB) tgl 29 Januari 1982 yang disahkan oleh Direktur Jenderal Kehutanan a.n Menteri Pertanian tanggal 26 Mei 1982 sehingga luas TWA Puntikayu menjadi 50 ha. Kawasan Punti Kayu kemudian ditetapkan sebagai Taman Wisata Alam berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 9273/Kpts-II/2002 tanggal 7 Oktober 2002 dengan luas 50 ha.

LETAK GEOGRAFIS DAN AKSESIBILITAS

Secara administratif pemerintahan, terletak di kota Palembang, yang secara geografis berada di antara 104º 43′ 20“ BT – 104º 40′ 50” BT dan 2º 56′ 30”  LS – 2º 57′ 00”  LS.

Secara fisik, TWA Punti Kayu berbatasan dengan :

  • Utara       : Jl. Kol H. Burlian
    • Barat       : Daerah rawa-rawa Talang Buruk
    • Selatan    : Tanah milik Kementerian Pertanian,

                            Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Pemprov Sumsel

  • Timur      : Perumahan penduduk

Taman Wisata Alam Punti Kayu terletak di Jalan Lintas Palembang-Jambi di Jalan Kol. H. Burlian km 6, Palembang Sumatera Selatan. Aksesibilitas menuju TWA Punti Kayu dapat menggunakan fasilitas transportasi angkutan umum ataupun kendaraan pribadi. Angkutan umum yang bisa digunakan menuju TWA Punti Kayu antara lain angkutan kota Way Hitam-Talang Betutu, LRT, Trans Musi, Bis Kota Kertapati-Km 12, Bis Kota Plaju-Km 12, Gojek, Gocar, Grab, Taksi.    

POTENSI KEANEKARAGAMAN HAYATI

Taman Wisata Alam (TWA) memiliki keanekaragaman flora yang cukup tinggi. Di dalam kawasan TWA Punti Kayu teridentifikasi 71 jenis pohon dengan 27 famili. Beberapa famili pohon yang ditemukan yaitu : Fabaceae (6 jenis), Myrtaceae (6 jenis), Verbenaceae (3 jenis), Euphorbiaceae (3 jenis), Mimosaceae (2 jenis), Dilleniaceae (2 jenis), Sapindaceae (3 jenis), Theaceae (2 jenis), dan masing-masing jenis untuk Anacardiaceae, Pinaceae, Theaceae, Apocynaceae, Mimosaceae, Loganiaceae, Elaeocarpaceae, Acanthaceae, Lythraceae, Tiliaceae, Annonaceae, Papilionaceae, Sapotaceae, Sterculiaceae, Combretaceae, Rubiaceace, Arecaceae, dan Meliacea.

Related posts

Leave a Comment