You are here

TAMAN WISATA ALAM GUNUNG PERMISAN

            Saat ini TWA Gunung Permisan telah ditetapkan status fungsinya sesuai dengan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No : SK.578/Menlhk/PLA.2/7/2016 tanggal 27 Juli 2016 tentang Penetapan Fungsi  dalam Fungsi Pokok Kawasan Suaka Alam dan Kawasan Pelestarian Alam sebagai Kawasan Hutan Taman Wisata Alam Gunung Permisan, di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung seluas ± 3.149,69 Ha.

LETAK GEOGRAFIS DAN AKSESIBILITAS

Secara geografis kawasan TWA Gunung Permisan terletak antara koordinat E : 105˚55’00’’ – 106˚55’00’’  dan S : 02˚37’30’’ – 02˚34’00’’. Secara administrasi pemerintahan terletak di Kecamatan Simpang Rimba Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan secara fisik berbatasan dengan :

  • Utara        : Desa Rajik Kecamatan Simpang Rimba
  • Selatan     : Desa Sebagin Kecamatan Simpang Rimba
  • Timur      : Desa Gudang dan Desa Simpang Rimba Kecamatan Simpang rimba
  • Barat        : Desa Permis Kecamatan Simpang Rimba

Aksesibilitas menuju TWA Gunung Permisan dapat ditempuh melalui jalan darat dengan kendaraan umum/pribadi, jarak Kota Pangkalpinang – Kecamatan Simpang Rimba Desa Gudang ± 120 Km dengan waktu tempuh ± 2 jam perjalanan. Dari Desa Gudang menuju kawasan hanya menempuh jarak ± 500 meter.

POTENSI KEANEKARAGAMAN HAYATI

            Potensi flora  yang ada di TWA Permisan antara lain tumbuhan berkayu seperti nyatoh (Palaquium spp), jelutung (Dyera sp), ketapang (Terminalia cattapa), medang (Cinnamomum spp), embacang (Mangifera indica), pelawan (Tristaniopsi merguensis), bintagur (Calophylum spp), nyamplung (Calophyllum inophyllum), waru (Hibiscus tiliaceus), durian (Durio spp), gaharu (Aquilaria malacensis), seru (Schima wallichii), cempedak (Artocarpus Integer), pandan (Pandanus sp), jengkol (Archidendron pauciflorum), meranti (shorea sp), kayu batu, kayu ara, membalok, cengal, pelempang hitam, bambu, binjai, rambe hutan, pasak bumi dan masih banyak lagi yang belum teridentifikasi.

Potensi fauna yang terdapat di kawasan antara lain monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), lutung (Trachypithecus sp), tarsius (Tarsius bancanus bancanus), beruk (Macaca nemestrina), kancil (Tragulus kanchi), musang (Paradaxurus hermaphroditus), trenggiling (Manis javanica), elang (Haliaetus leucogaster), babi hutan (Sus scrofa), bajing (Callosciurus notatus), kura-kura, berbagai jenis burung, kupu-kupu, dan berbagai macam jenis ular antara lain jenis ular viper hijau (Trimeresurus barati).

Related posts

Leave a Comment