You are here

SUAKA MARGASATWA PADANG SUGIHAN

Dari rapat tersebut menghasilkan keputusan :

  1. Kawasan Padang Sugihan  sebagai habitat baru dari 232 ekor gajah yang terisolir di areal pertenian pada areal transmigrasi Air Sugihan III.
    1. Perlu dilaksanakan penggiringan gajah dari lokasi Air Sugihan III ke kawasan Padang Sugihan dengan sandi operasi ganesha.

Pada tahun 1986 SM Padang Sugihan di tunjuk kembali sesuai SK. Menhut No. 410/Kpts-II/1986 tanggal 29 Desember 1986 dengan luas 71.807 ha.  Setelah dilakukan penataan batas ulang, pada tahun 2001 SM  Padang Sugihan ditunjuk kembali dengan SK. Menhut No. 76 Kpts-II/ 2001 tanggal 15 Maret 2001 dengan luas 86.932 ha.

Kemudian pada tahun 2014 ditetapkan menjadi Suaka Margasatwa Padang Sugihan dengan SK Menhut Nomor 2858/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 16 April 2014 dengan luas 88.148,05 hektar.

LETAK GEOGRAFIS DAN AKSESIBILITAS

Kawasan SM Padang Sugihan terletak pada Bujur  105 º 00 ‘  BT – 105 º 20 ‘  BT dan lintang       2 º 30 ‘  LS –     3 º 00 ‘  LS.

Aksesibilitas untuk mencapai SM Padang Sugihan dari kota Palembang dapat dilalui dengan 2 cara yaitu lewat sungai dan jalan darat.

  • Melewati sungai dengan kendaraan speed boat menuju Desa Sebokor (desa terdekat) dengan pada saluran  primer dari Desa Cinta MAnis dengan Desa Sebokor PAL 21 dapat melalui dengan kendaraan air/speed boat dengan waktu ± 1,5 jam, atau memutar melalui Sungai Padang sampai di Jalur 21 relatif panjang (± 2 jam).
    • Melewati jalan darat dengan kendaran roda empat atau roda dua sebaiknya musim kemarau karena dari Desa  Cinta Manis ke Desa Sebokor jalan tanah dengan waktu± 10 menit.

POTENSI KEANEKARAGAMAN HAYATI

Kawasan ini merupakan habitat alami gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus). Sehingga menjadi spesies kunci di SM Padang Sugihan. Selain itu, terdapat satwa dilindungi lainnya seperti beruang madu (Helarctos malayanus), rusa sambar (Rusa unicolor), siamang (Hylobates syndactylus), macan dahan ((Neofelis nebulosa), ungko (Hylobates agilis), trenggiling (Manis javanicus), kijang (Muntiacus muntjak), kancil (Tragulus kanchil), bajing tanah (Lariscus insignis) serta beberapa jenis burung seperti raja udang meninting ( Alcedo meninting) dan rangkong (Buceros sp).

POTENSI PEMANFAATAN KAWASAN

Di dalam kawasan, didirikan Pusat Latihan Gajah (PLG).  Pengunjung dapat menikmati atraksi gajah dan berpetualang dengan menunggangi gajah.  Potensi lainnya seperti wisata air dapat dimanfaatkan karena lokasi SM Padang Sugihan yang dikelilingi sungai, sehingga pengunjung dapat menikmati keanekaragaman hayati yang ada di SM Padang Sugihan.

Related posts

Leave a Comment