SUAKA MARGASATWA BENTAYAN

Kawasan Bentayan mendapatkan SK Penetapan pada tahun 2014 berdasarkan SK Menteri Kehutanan Nomor : SK.2852/Menhut-VII/KUH/2014 tanggal 16 April 2014 dengan luas 23.634,15 ha.

LETAK GEOGRAFIS DAN AKSESIBILITAS
Secara geografis, kawasan SM Bentayan terletak di Bujur 103º 38′ BT – 104º 4′ BT, Lintang 2º 04′ LS – 2º 30′ LS. Suaka Margasatwa Bentayan secara administrasi berbatasan dengan HPH Silva di sisi sebelah utara, sebelah barat berbatasan dengan Desa Simpang Tungkal, sebelah selatan berbatasan dengan Jalan PT Conoco Phillip dan sebelah timur berbatasan dengan Desa Keluang.

Aksesibilitas untuk mencapai SM Bentayan dari Palembang melalui jalan darat dengan kendaraan umum/pribadi melalui Jalan Palembang-Jambi ± 162 km atau selama 4 jam sampai di Pos Penuduan.

POTENSI KEANEKARAGAMAN HAYATI
Suaka Margasatwa Bentayan termasuk kelompok hutan hujan tropis dataran rendah, sehingga flora yang paling dominan adalah Famili Dipterocarpaceae. Potensi flora di SM Bentayan antara lain :meranti (Shorea sp.), pulai (Alstonia sp.), durian (Durio sp.), jelutung (Dyera sp.), terentang (Campnospermae sp.).Jenis lain yang ada adalah bayam-bayam(Raynaenedertil), cempedak (Artocarpusteymanii), kedondong hutan (Santini ablongifolia), kerlim (Scrodocarpus borneensis), laban (Vitex pubescens), ramin (Gonystilus bancanus), mahang (Macaranga hyploenca), nedang bau (Dahasia caesia), merawan (Hopea gerrugenia), manggeris (Kompassia malacencis), merbau (Histia palembanica), perupuk (Lophopethalum baccarianum), petai hutan (Parkia speciosa), rengas (Gluta renghas), tembesu (Fragraeae fagrans), kompas (Pithecellebiumsplendens) sedangkan tumbuhan bawah yang banyak dijumpai adalah rotan, resak, pandan dan semak belukar.

Berdasarkan hasil inventarisasi saat ini dapat diketahui bahwa jenis flora tingkat pohon yang mendominasi SM Bentayan adalah medang (Litsea sp), laban (Vitex pubescens), mahang, pulai (Alstonia spp), jelutung (Dyera costulata), sungkai (Peronema canescens), terap (Artocarpus elastica), meranti (Shorea sp) dan manggeris (Kompassia malaccencis). J

enis flora yang sama juga ditemukan pada tingkat tiang, pancang dan semai. Hal ini dapat disimpulkan bahwa keragaman jenis flora di SM Bentayan mengalami penurunan. Sebaran flora hanya ditemukan dalam areal berhutan di sebelah timur kawasan SM Bentayan, sedangkan di areal perambahan didominasi oleh karet dan kelapa sawit.

Jenis fauna yang teridentifikasi baik secara langsung maupun tidak langsung di SM Bentayan adalah beruang madu (Helarctos malayanus), tupai, musang, babi (Sus scrofa), monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), biawak, dan beberapa jenis burung. Tanda kehadiran Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) dan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) sebagai flagship spesies SM Bentayan tidak ditemukan. Pada tahun 2006, Harimau sudah tidak ditemukan dalam survey yang dilakukan Balai KSDA Sumatera Selatan dan ZSL.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.